MODUL PANDUAN PELAYANAN BIMBINGAN KARIR DI SEKOLAH

BAGI GURU BIMBINGAN  KONSELING / KONSELOR PADA SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 27 tahun 2008 mengenai standar akademik dan kompetensi Konselor,   tugas Konselor sekolah/ Guru Bimbingan Konseling adalah untuk mendukung perkembangan pribadi dari para pelajar sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, dan kepribadian mereka, khususnya untuk membantu peserta didik memahami dan mengevaluasi informasi dunia kerja dan membuat pilihan-pilihan terkait pekerjaan. Layanan dapat meliputi pengumpulan informasi; orientasi; berbagi informasi; rujukan, penempatan dalam sebuah program pendidikan khusus;  kunjungan rumah; dukungan bidang studi khusus; konseling berbasis kelompok dn personal; mediasi.

Amanat pemberian layanan karir lebih khusus dinyatakan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa bimbingan dan konseling (bK) sebagai bagian integral dari sistem pendidikan. Para guru bK atau konselor menawarkan layanan bK untuk membantu peserta didik dalam mengoptimalkan perkembangan individual mereka, termasuk dukungan untuk membuat pilihian yang terkait dengan pekerjaan.

Akan tetapi, kebanyakan sekolah memfokuskan semua usaha mereka pada mata pelajaran-mata pelajaran untuk ujian nasional, dan diyakini potensi konselor-konselor Baca lebih lanjut

Iklan