Permendikbud No. 81.A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum Garuda


Saat ini Peran Bimbingan dan Kurikulum 2013Konseling di setting sekolah semakin jelas eksistensinya. Dengan diterbitkannya Permendikbud No. 81.A Tahun 2013, tentang Implementasi Kurikulum 2013 (Kurikulum Garuda), tentunya kita para Guru BK (Konselor Sekolah) tidak perlu bertanya lagi posisi dan peran apa yang harus kita lakukan. Karena dalam lampiran IV, tentang Pedoman Pembelajaran di jelaskan dengan lengkap tentang Konsep dan Strategi Layanan Bimbingan dan Konseling.

Bagi yang menginginkan Salinan Permendikbud no 81.A Th 2013 dan 5 lampirannya silakan download dibawah ini!
1. Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum garuda
2.Lampiran I Pedoman Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan_garuda
3.Lampiran II Pedoman Pengembangan Muatal Lokal_garuda
3. Lampiran III Pedoman Kegiatan Ekstrakurikuler_garuda
4. Lampiran IV Pedoman Umum Pembelajaran_garuda
5. lampiran V Pedoman evaluasi kurikulum_ garuda

Catatan;

Dari kutipan diatas ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi:

  1. Bahwa Guru Bk (Konselor Sekolah) dalam menyampaikan materi layanan klasikal disediakan 2 jam pelajaran per minggu. Ada yang pro dan kontra dengan 2 jam pelajaran per minggu masuk kelas, dengan alasan banyaknya tugas guru  BK (termasuk konseling) akan terbengkalai. Tetapi sebenarnya dengan jumlah siswa asuh untuk setiap konselor 150 anak, kalau dibagi kedalam kelas kira-kira 5-6 kelas. Dan kalau dikalikan 2 jam ( 6 x 2= 12 jam).  Jadi layanan klasikal bisa kita berikan dengan 12 jam per minggu dan sisanya untuk kegiatan non tatap muka. 
  2. Hanya yang perlu juga ditegaskan bahwa guru BK bukanlah guru kelas atau guru mata pelajaran, tugas utama guru mapel itu mengajar (baik didalam maupun di luar kelas) sedangkan guru BK atau Konselor mempunya ekspektasi tugas dan peran mambantu peserta didik mengenal diri dan lingkungan serta mampu menjadi anak yang mandiri dan berkarakter sehingga mampu merencanakan masa depan!  Jadi, jangan terlena dengan 2 jam mengajar dikelas.

Itu sedikit catatan saya, kalau ada komentar mari kita diskusi bersama! salam!

About these ads

13 Tanggapan

  1. sangat senang apabila p triyono kami diberi contoh perangkat bk 2013

  2. Guru BK bukan guru mata pelajaran tul-2 mas tri!!, yang lebih mantap Guru BK memberikan layanan secara kalsikal dan non Klasikal, Minimal Guru BK ketika masuk kelas harus punya pegangan supaya lebih terarah, misalnya punya referensi materi Bahan Ajar layanan BK ( contoh buku pegangan guru BK seperti yang diterbitkan). tetapi jangan lupa sebelum masuk padamateri layanan, harus didahului dgn need assement siswa utk memudahakan evaluasi program layanan, bagaimono…………………. Mas Tri ?

  3. Saya Setuju guru BK masuk kelas tetapi cukup 1 jam perminggu, karena tatap muka dengan siswa asuh dalam untuk layanan klasikal dapat dipergunakan secara efektif oleh guru BK dan direncanakan sesuai RPBK sehingga kehadiran BK merupakan sesuatu yang “dinantikan” oleh siswa . Hal ini menuntut guru BK lebih kreatif. Mari saling bebagi untuk meningkatkan layanan kita, salam sukses

    • Justru itu pak… 1 jam tatap muka dirasa tidak cukup, terlebih bila ada guru mata pelajaran lain yang gak ingin waktunya diganggu oleh guru BK manggil siswa, atau siswa sendiri yang malah terganggu belajarnya gara2 dipanggil guru BK. 2 jam tatap muka formal masuk kelas akan jauh lebih fleksibel, efektif dan lebih berarti bagi guru BK.

  4. bagi saya BK bisa d laksanakan d manapun n kapanpun,selama siswa/ki mrasa nyaman dan siswa merasakan manfaat akan keberadaan konselorny d sekolah,hny yg jadi kendala adalah jumlah konselor yg tidak seimbang dengan jumlah siswa asuhny,bayangkan 1 konselor menangani 1000 siswa….

    • emang betul bu, tapi layanan BK akan jauh lebih baik bila ada jam masuk kelas dan syukurlah kalau kurikulum baru memperkuat posisi BK dengan memberi jatah 2 jam tatap muka. Masalah 1000 siswa itu ektra ordinary, kesempatan bagi teman2 yang ingin mutasi…

  5. Oke infonya, trims… saya dukung 2 jam masuk kelas.

  6. Adanya jam BK sangat menguntungkan bagi guru Bk pertama dari segi jumlah siswa yg dilayani ,kedua mempermudah pelaksanaan program bk keuntungan yg lain yaitu tugas kita adalah membimbing siswa dalam proses perkembangan nya. Saya sangat terbantu dg adanya tugas perkembangan siswa ( Standar isi kur 2006 ) , saat menyampaikan layanan di kls sudah jelas hasil yg harus dicapai oleh siswa.Namun sya masih kesulitan untuk menentukan pengukuran kriteria nilai hasil layanan., jika kur 13 ini betul2 dilaksanakan masuk kelas apakah kita sudah siap dg perangkatnya ? al dg alat ukur keberhasilan layanan yg paten sebagai mana guru bidang studi menggunakan nilai /angka ..

  7. Bagaimana dengan sekolah yang guru BK nya tidak berlatar belakang BK, apakah ada program alih fungsi

  8. BK SEKARANG BEDA DG BK YG DULU ….. Tugas perkembangan memang sangat membantu kedudukan guru BK di sekolah ,karena selama ini siswa , guru bidang study bahkan KS juga menganggap guru BK adalah Polisi , satpam , dokter dll… TGS Perkmbngn membantu saya dalam mendambingi siswa untuk berkembang dg optimal ,siap berkompetensi .. menjadi diri yg mandiri sekarang dan seterusnya … sesuai dengan tugas perkembanganya sebagai manusia. Saya sangat merasakan setiap masuk kelas anak2 antusias mengikuti kegiatan layanan jika gurunya masih belum hadir mereka masih ingin layanan BK di lanjutkan . Mengantisipasi waktu 2jp di kelas kita harus siap2 dg perangkat dan strategi untuk evaluasi dan analisa untuk ursn ini saya masih bingung .Yg menjadi renungan saya selama ini adalah , apakah benar ketika siswa melakukan pelanggaran itu adalah masalah bagi siswa jika tidak terselesaikan di serahkan ke guru BK seolah2 guru BK adalah malaikat yg dapat merubah sikap siswa kalau ada barang hilang di kelas di panggilkan guru BK ,Jika ada perkelahian , NARKOBA guru BK pontang panting kerumah siswa , kantor polisi dan banyak masalah yg di anggap sebagai ttg jawab dan harus di tangani oleh guru BK.apalagi sekarang tuntutan 24 JP bagi guru yg harus terpenuhi menyebabkan banyak rekan guru mapel mengajar di tempat lain sehingga koordinasi dg wali kelas agak susah walaupun bsa komonikasi melalui HP tapi tidak dpt cepat2 tertangani.

  9. Terima kasih sharing nya Pak,,, informasinya sangat bermanfaat. Salam kenal dari saya

  10. Sukron untuk sharingnya

  11. Saya binggung, mengapa bk tidak ada kepastian/uu yang mewajibkan bk masuk kelas?Pada hal kita ingin kenal (tak kenal maka tak sayang).Kita tidak mungkin memanggil semua anak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 714 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: